Posted in Urban Legends

[URBAN LEGENDS] Satchan/Sacchan

8730660660_429d74aaf7_z.jpg

Urban legends ini berasal dari negara Jepang. Berasal dari sebuah lagu anak-anak tentang seorang anak kecil (literally kecil secara fisik) bernama Sachiko Kikuta yang menyebut dirinya, “Satchan”. Lagu ini ditulis oleh Sakata Hiroo,  yang menceritakan tentang teman masa kecilnya. Dan kemudian digubah oleh Megumi Onaka Kikuta (Saudara sepupu Sachiko).

Kurang lebih Liriknya dalam bahasa Indonesia

Anak itu, yang bernama asli Sachiko.
Ia menyebut dirinya Satchan, karena dia begitu mungil.
Aku merasa aneh dengan, Satchan.

Satchan sangat suka pisang.
Tapi ia hanya bisa menghabiskan setengahnya, karena dia begitu mungil.
Aku merasa kasihan pada, Satchan.

Satchan, apa dia benar-benar pergi jauh?
Tapi dia akan melupakanku, karena dia begitu mungil.
Aku merasa sedih tanpa, Satchan.

Latar Belakang

Sakata Hiroo adalah teman kecil Sachiko di Taman Kanak-kanak Osaka Selatan. Menurut Megumi, Sakata adalah cinta pertama Sachiko yang ternyata tidak bisa tercapai, karena Sachiko tidak berumur panjang. Sachiko sendiri sejatinya adalah seorang anak kecil yang sakit-sakitan, bahkan, ia tidak dapat menghabiskan lebih dari setengah pisang karena jika dilanjutkan ia akan merasa mual dan muntah.

Untuk mengenangnya, dibuat sebuah monumen peringatan di Taman Kanak-Kanak Osaka Selatan yang bertuliskan lirik lagu tentangnya :

さっちゃん碑.jpeg

Nasib Sachiko Selanjutnya

Entah berasal dari mana desas-desus ini, tapi Sachiko dianggap bererinkarnasi menjadi hantu Teke-teke, yaitu gadis yang meninggal karena terlindas kereta. Ia kemudian menjadi hantu tanpa kaki yang menghantui stasiun di suatu tempat. Ia hanya memiliki sebagian tubuh, oleh karena itu tidak dapat menghabiskan lebih dari setengah pisang.

Setelah berita itu beredar, mulai muncul tambahan bait keempat yang bunyinya kira-kira seperti :

Satchan, sebuah kereta mengambil kakinya.
Tapi dia kembali, karena ia menginginkan kakimu.
Aku akan menemui malam ini, Satchan

Uh-oh, harusnya aku mengatakan ini lebih awal. Tapi sayangnya, bait keempat tersebut mengandung kutukan. Barang siapa yang sudah membaca kutukan tersebut, ia akan didatangi oleh Satchan, kecuali kalian bisa menemukan lirik kelimanya.

Tik, tok, tik, tok… Waktu terus berjalan.

 

See Also : Urban Legends

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s